Saat ini, media sosial telah menjadi konsumsi sehari-hari. Tiada hari tanpa membuka profil media sosial. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa kebiasaan di media sosial ada hubungannya dengan mental masing-masing penggunanya.

Texas University melansir lima kebiasaan di media sosial yang berhubungan dengan kondisi mental seseorang. Penelitian tersebut baru saja dipresentasikan di gelaran Association for Psychological Science di San Fransisco, Amerika Serikat, bulan lalu.

Dalam penelitian itu, para peneliti menganalisis informasi dari sekitar 500 pelajar yang aktif menggunakan media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Snapchat. Partisipan dalam penelitian diminta mengisi survei online soal perilaku mereka di media sosial.

Hasilnya, peneliti mendapati alasan seseorang menggunakan media sosial, seperti bosan, hiburan, dan mencari berita, tidak berkait dengan depresi. Namun, ada perilaku yang menggambarkan seseorang tengah depresi saat bermedia sosial.

Ciri-cirinya, pertama, orang depresi membandingkan diri mereka dengan orang lain dan menganggap mereka lebih baik.

Kedua, orang yang depresi kecanduan media sosial. Mereka juga menggunakan media sosial secara berlebihan dan berdampak buruk terhadap pekerjaan atau pendidikan yang sedang dijalani.



YOUR REACTION?