Bentrokan antara Gaza-Israel telah meningkat secara signifikan sejak kekerasan yang terjadi beberapa minggu yang lalu. Seperti yang kita ketahui, Israel berupaya melancarkan serangan kepada Palestina sejak tahun 2014.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan setidaknya empat warga Israel, tiga tentara dan seorang warga sipil, terluka akibat bombardir 70 peluru mortir dan roket yang menghantam selatan Israel pada Selasa.

Sayap bersenjata Hamas dan kelompok Jihad Islam menyatakan bertanggungjawab dan menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas pembunuhan puluhan warga Palestina di perbatasan Gaza dalam demonstrasi yang digelar sejak 30 Maret lalu.

"Brigade Qassam dan Jerusalem (sayap bersenjata Hamas) mengumumkan tanggung jawab bersama untuk membombardir instalasi militer (Israel) dan permukiman dekat Gaza dengan lusinan selongsong roket sepanjang hari," demikian pernyataan kelompok tersebut , Rabu (30/5/2018).

"Pengeboman untuk pengeboman dan darah untuk darah."



YOUR REACTION?