Lebaran masih kurang lebih 13 hari lagi. Namun, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) telah mengingatkan perusahaan media untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawan yang akan merayakan Idul Fitri 2018 sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Ketua AJI Bandung Ari Syahril Ramadhan mengatakan, pengusaha media wajib membayar THR sesuai peraturan yang berlaku tanpa melihat status.

"Besaran THR yang harus dibayarkan pengusaha media harus sesuai peraturan, minimal satu kali Upah Minimal Kota (UMK)," kata Ari.

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016, perusahaan wajib membayar THR kepada pekerjanya tanpa melihat status hubungan kerja. THR wajib diberikan kepada perkerja yang telah menjalani masa kerja minimal satu bulan.

Sementara besaran THR diatur Pasal 3 ayat 2a Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, bahwa besaran THR adalah upah pokok ditambah tunjangan tetap. Tengat waktu pembayaran THR ialah tujuh hari sebelum hari raya.

Di industri pers sendiri terdapat sejumlah istilah hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha media. Ada pekerja tetap yang diklasifikasikan dan ada pula status kontributor, koresponden, stringer, dan penyedia jasa berita.



YOUR REACTION?


You may also like