Consumer Technology Association atau yang biasa disingkat CES, merupakan ajang bagi vendor teknologi untuk memamerkan sejumlah perangkat terbaru mereka. Beragam fitur unggulan akan digembor-gemborkan demi menarik perhatian calon konsumen. Tahun ini, CES diadakan mulai tanggal 7 sampai 12 Januari di Las Vegas, Amerika Serikat.

Dalam ajang tersebut, Sandisk memamerkan sebuah alat transfer data yakni flash disk berkapasitas jumbo. Jika kebanyakan flash disk saat ini hanya berkisar di kapasitas maksimal 64GB, Sandisk berani memamerkan produknya dengan kapasitas 1TB atau setara sekitar 1000GB.

1. Walaupun berkapasitas 1TB, Sandisk membuatnya tetap kecil

Seperti ukuran flash disk pada umumnya, produk Sandisk ini juga memiliki ukuran yang kecil. Tentunya ini adalah sebuah kemajuan. Mengingat tahun lalu, Kingston juga merilis flash disk berkapasitas 1TB dan 2TB, namun berukuran yang lebih besar serta masih menggunakan teknologi USB 3.0.

Selain ukurannya yang kecil, flash disk ini juga memiliki fitur USB Type C, bukan USB 3.0 seperti pada produk pesaing pada umumnya. Hal ini berarti, selain pengguna tidak direpotkan dengan kesalahan saat mencolokkan flash disk ke perangkat lain, pengguna juga mendapatkan pengalaman transfer file yang lebih kencang baik pada smartphone maupun laptop.



YOUR REACTION?